7 + 3 Tips untuk kalian yang lagi merencanakan ternak kambing

Ternak kambing adalah salah satu jenis hewan ternak yang sejak dahulu memang sudah dibudidayakan manusia diseluruh dunia. So, salah satunya adalah negara Indonesia yang membudidayakan ternak kambing masih secara tradisional. Ada sebagian juga yang ternak kambing hanya sebagai usaha sampingan saja. Kebanyakan orang terutama di negara Indonesia sendiri, ternak kambing baru dimanfaatkan daging dan  susunya saja. Hal ini dibuktikan adanya permintaan akan ketersediaan kambing tiap tahun terus meningkat. Karena semakin banyak orang yang konsumsi makanan hasil olahan berbahan dasar kambing dan bahan dasar susu kambing. Dan juga ternak kambing tidaklah sesulit hewan ternak yang lain.

Bagi kalian yang lagi merencanakan ternak kambing, harus tahu dahulu jenis kambing apa yang bisa di budidayakan di daerah tempat kalian tinggal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apasaja keuntungan dan kerugian ternak kambing sesuai dengan kondisi lokasi, supaya dapat memaksimalkan potensi kambing yang dipelihara. Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis jenis kambing ternak yang dibudidayakan oleh masyarakat. Beberapa jenis kambing di Indonesia yang banyak diternakkan antara lain adalah

a. Kambing kacang

b. Kambing etawa

c. kambing domba, seperti domba garut, domba texel, domba ekor tipis ( kambing gembel ), dan domba batur.

http://www.kambingdomba-jogja.com/2018/09/24/7-jenis-kambing-yang-paling-banyak-diminati-di-indonesia/

Cara ternak kambing modern

1. desain kandang kambing

Hasil gambar untuk desain kandang kambing

kandang merupakan rumah bagi kambing sebagai tempat istirahat, tempat berlindung dari hama dan pemangsa. Selain hal tersebut, kandang juga sebagai tempat makan dan minum serta reproduksi  sikambing. Bahan pembuatan kandang haruslah kuat, murah, dan tersedia di lokasi. Untuk bahan atap kandang sebaiknya dipilih yang tidak menimbulkan panas didalamnya, seperti genteng dan ijuk.

Kandang diusahakan menghadap ketimur agar memenuhi persyaratan kesehatan hewan ternak. Kandang dibuat panggung dan beratap, serta disediakan tempat makan dan minum. Ukuran kandang kambing yang ideal adalah:

a. untuk anak kambing atau cempe 1 X 1,2 m untuk 2 ekor yang sudah lepas sapih

b. untuk jantan dewasa 1,2 X 1,2 m per ekor

c. betina dewasa 1 X 1,2 m per ekor

d. untuk indukan dan anak 1,5 X 1,5 m per induk ditambah dua anak.

2. Pemilihan bibit ternak kambing

Hasil gambar untuk bibit ternak kambing

Dalam tahapan ini kalian sudah menentukan jenis kambing tertentu, mengingat jenis kambing di Indonesia sudah banyak. Jika kalian ingin ternak kambing sebagai kambing potong, maka sebaiknya bibit yang kita siapkan adalah jenis kambing kacang dan domba. Karena kambing jenis ini sangatlah cepat untuk berkembang biak, mudah gemuk, mudah beradaptasi, lebih tahan penyakit, dan dagingnya yang paling banyak diminati. Jika kalian ternak kambing dengan tujuan susu perah. Maka bibit kambing yang harus kalian siapkan adalah jenis kambing etawa, karena jenis kambing ini sangat bagus untuk menghasilkan susu.

Langkah pemilihan bibit yang unggul
Pejantan

Hasil gambar untuk memilih domba jantan

Kondisi tubuhnya sehat, dapat tumbuh besar sesuai usianya, bulunya bersih, memiliki kaki yang lurus, tegak dan lincah. Memiliki pertumbuhan kelamin yang normal, memiliki bentuk tubuh yang tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus. Dan juga belum pernah terserang penyakit yang berbahaya sebelumnya.

Betina

Hasil gambar untuk memilih domba betina

Bentuk tubuh padat, dada melebar, memiliki garis punggung, dan bulu bersih mengkilap. Bentuk kaki lurus, normal, kuat dan tumit tinggi. Keadaan gigi lengkap bagian rahang bawah dan atas. Bentuk ambing normal dan simetris tidak terlalu menggantung, dan jumlah putting ada 2.

3. Cara memelihara dan merawat ternak kambing

pada tahap ini pemeliharaan dan perawatan kambing disesuaikan dengan budidaya yang diterapkan. Tetapi pada umumnya, kebanyakan orang dalam memelihara kambing dengan cara tradisional. Yaitu ketika siang hari kambing kambingnya dilepaskan pada area lahan untuk mencari pakan sendiri. Kemudian pada sore hari kambingnya dimasukkan ke kandang. Tetapi ada sebagian orang yang cara ternak kambing sudah dengan metode  semi intensif atau intensif.

4. Memberi makanan dan minuman untuk kambing

Makanan pokok ternak kambing adalah rumput dan hijauan yang harus tersedia setiap saat. Untuk ternak kambing yang dibudidayakan dengan semi intensif dan intensif, pemberian rumput adalah 10% dan konsentrat 1% dari bobot kambing hidup. Selain pakan, air minum yang bersih juga harus selalu tersedia. Dalam satu hari kambing membutuhkan air kurang lebih 1,5 liter sampai 2,5 liter air. Kebersihan air minum harus selalu diperhatikan yaitu dengan menggantinya setiap hari.

Untuk pakan tambahan kalian bisa menambahkan pakan olahan kalian sendiri contoh pakan ternak kambing fermentasi atau bisa juga dengan dami damian seperti jerami, daun singkong, dan daun glyrisidia.

5. Memandikan ternak kambing

Memandikan ternak kambing adalah aktifitas yang sangat jarang dilakukan oleh para peternak khususnya di Indonesia. Padahal memandikan ternak itu juga penting karena dapat meningkatkan kesehatan dan juga dapat menambah nilai jual. Memandikan ternak paling tidak dua kali dalam setahun. Karena kalau tidak pernah dimandikan akan terlihat bulunya yang sangat kotor dan lembab.

6. Pemotongan kuku ternak kambing

Pemotongan kuku ini bertujuan untuk menjadikan bentuk kuku menjadi normal, dapat mencegah resiko pincang. Memberihkan kotoran kotoran yang terselip di kuku kambing, dan dapat memudahkan handling pada ternak kambing. Cara memotong kuku ternak bisa klik link dibawah ini.

http://www.ilmuternak.com/2015/03/cara-pemotongan-kuku-pada-ternak.html

 7. Mengendalikan potensi terkena penyakit pada ternak kambing

Beberapa penyakit yang biasa ditemukan pada kambing antara lain kembung, cacingan, penyakit kuku dan mulut, kudis dan juga belatungan. Untuk mengendalikan penyakit penyakit tersebut yaitu dengan cara menjaga kesehatan kambing dan mencegah timbulnya penyakit pada kambing. Salah satunya dengan setiap harinya membersihkan kandang kambing dan minimal dalam satu tahun 2 kali dimandikan.

8. Masa perkawinan atau reproduksi ternak kambing

Hasil gambar untuk reproduksi ternak kambing

Indukan kambing betina sebaiknya dikawinkan pada usia 10 sampai 12 bulan. Ciri ciri kambing betina minta kawin jika terlihat gelisah, pembekakan pada alat kelamin luar, ekornya sering digerak gerakkan, nafsu makan berkurang. Waktu mengawinkan yang ideal yaitu 12 sampai 18 jam setelah tanda tanda minta kawin terlihat. Dalam satu tahun indukan betina yang baik minimal bisa beranak 3 kali. Masa kehamilan kambing sekitar 144 sampai 156 hari.

9. Masa kelahiran

Hasil gambar untuk domba betina lahir

Kambing yang mau melahirkan memiliki tanda tanda seperti tampak gelisah, nafsu makanya turun. Selain itu juga terdapat ciri yang lainya seperti kakinya menggaruk nggaruk tanah, ukuran kambing sangat besar, dan pinggul kambing mengendur.

10. Perawatan anak kambing atau cempe

Terkadang kambing yang baru melahirkan kurang perhatian terhadap anak anaknya. Maka dekatkan pada induknya supaya mau menyusuinya, apabila tidak mau menyusuinya kalian bisa buatkan susu buatan. Susu buatan tersebut terbuat dari campuran susu putih, gula 1 sendok teh, dan 1 butir telur ayam. Berikan 2 kali sehari sampai indukan mau menyusuinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *